Dukungan Pemulihan dan Ketahanan Pascabencana Kebakaran Desa Adat Sade Lombok Tengah

Mitra : PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara) 

Industri : Energi & Minyak Bumi 

Tujuan :

Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Desa Adat Sade yang terdampak kebakaran melalui penyaluran logistik dapur dan hygiene kit, guna mendukung pemenuhan kebutuhan pangan serta menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat selama masa tanggap darurat, sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap proses penanganan dan pemulihan kawasan Desa Adat Sade secara bertahap.


Tantangan :

  • Kebakaran melanda kawasan permukiman adat Desa Adat Sade pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026 sekitar pukul 20.30 WITA. Berdasarkan laporan BPBD Provinsi NTB, penyebab pasti kebakaran saat itu masih dalam proses penyelidikan dan kerugian material masih dalam tahap pendataan.
  • Dampak bencana tergolong luas Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mencatat sekitar 120 KK/±320 jiwa terdampak, dengan 75 unit rumah adat dan 69 unit art shop (kios kerajinan) turut terdampak, ditambah fasilitas umum berupa 1 unit masjid, 4 unit berugak besar, 6 unit berugak sekepat, 8 unit lumbung alang-alang, 1 unit bale beleq, serta beberapa unit toilet umum wisatawan dan gerbang Desa Adat Sade.
  • Kerusakan tidak hanya menghilangkan tempat tinggal, tetapi juga fasilitas dapur, sumber penghidupan (art shop), dan ruang sosial-budaya masyarakat Sasak, sehingga aktivitas ekonomi dan budaya turut terganggu.
  • Kawasan Sade memiliki karakter sebagai permukiman adat dengan nilai sejarah dan arsitektur tradisional yang harus dijaga, maka dari itu Pemerintah Provinsi NTB menekankan bahwa proses rehabilitasi tidak boleh menghilangkan karakter asli kawasan, sehingga penanganan pasca bencana perlu dilakukan secara hati-hati.
  • Selama masa tanggap darurat, masyarakat kehilangan akses terhadap peralatan dapur dan kebutuhan kebersihan dasar, sehingga pemenuhan kebutuhan pangan serta kebersihan dan kesehatan menjadi prioritas mendesak.

Solusi :

Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara) bersama Filantra melaksanakan Program Bantuan Bencana Kebakaran Desa Adat Sade Lombok Tengah, dengan bantuan disalurkan pada Sabtu, 29 Agustus 2026 pukul 13.00-14.00 WITA atau sekitar tujuh hari setelah kejadian kebakaran. Bantuan mencakup dua kategori:

●        Logistik Dapur

16 jenis peralatan dan perlengkapan dapur, meliputi Bright Gas 12 kg (10 tabung), kompor gas 2 tungku (10 unit), regulator + selang kompor (10 unit), dandang, panci, wajan, spatula, centong nasi, sendok sayur, pisau dapur, talenan, dan baskom (masing-masing 10 pcs), serta piring plastik, mangkuk plastik, gelas plastik, dan sendok makan (masing-masing 15 lusin).

●        Hygiene Kit

7 jenis kebutuhan kebersihan, meliputi handuk (70 pcs), sabun mandi batang (5 dus), shampoo sachet (5 dus), sikat gigi (80 pcs), pasta gigi (80 pcs), pembalut wanita renceng (5 dus), dan popok bayi renceng (5 dus).

Dampak:

  • Bantuan berhasil menjangkau 124 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 320 jiwa masyarakat terdampak kebakaran Desa Adat Sade, dalam bentuk paket logistik dapur dan hygiene kit.
  • Penyaluran dilakukan tepat waktu, yaitu 7 hari setelah kejadian kebakaran (22 Agustus 2026), sehingga bantuan diterima masyarakat pada masa tanggap darurat saat kebutuhan mendesak.
  • Bantuan logistik dapur (16 jenis peralatan masak dan makan) membantu masyarakat memulihkan kemampuan menyiapkan makanan sehari-hari setelah kehilangan peralatan dapur akibat kebakaran.
  • Bantuan hygiene kit (7 jenis kebutuhan kebersihan, termasuk kebutuhan spesifik perempuan dan bayi) mendukung masyarakat menjaga kebersihan personal dan kesehatan di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana.
  • Sebanyak 73,2% dana dialokasikan langsung untuk pengadaan bantuan, sementara sisanya diperuntukkan bagi penyaluran dan distribusi, tools marketing, operasional program, serta biaya pengelola.
  • Proses penyerahan bantuan didokumentasikan secara resmi melalui Berita Acara Serah Terima yang ditandatangani perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dan Kepala Dusun Sade 1, sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi penyaluran bantuan kepada masyarakat 

Relevansi SDGs:

SDG 2 

Tanpa Kelaparan (Zero Hunger)

Kebakaran Desa Adat Sade berdampak terhadap tempat tinggal dan aktivitas masyarakat sehingga kebutuhan pangan menjadi salah satu kebutuhan dasar yang perlu diperhatikan selama masa tanggap darurat. Penyaluran logistik dapur menjadi bentuk kontribusi program dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak.

SDG 3

Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-Being)

Kondisi pascabencana dapat meningkatkan risiko terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat, terutama ketika fasilitas dan kebutuhan sehari-hari mengalami keterbatasan. Penyaluran hygiene kit menjadi bentuk kontribusi program dalam mendukung kebersihan personal dan kesehatan masyarakat terdampak selama masa tanggap darurat.

Melalui Program Dukungan Pemulihan dan Ketahanan Pascabencana Kebakaran Desa Adat Sade, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus bersama Filantra menghadirkan dukungan nyata bagi masyarakat Desa Adat Sade Di Lombok Tengah yang terdampak kebakaran hebat pada Agustus 2026. Program tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan melalui penyaluran logistik dapur, tetapi juga menghadirkan hygiene kit untuk mendukung kebersihan dan kesehatan masyarakat selama masa tanggap darurat. Dengan demikian, program menjadi bagian dari upaya bersama untuk memulihkan kemampuan masyarakat menyiapkan kebutuhan sehari-hari, menjaga kesehatan di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana, serta mendukung proses pemulihan kawasan Adat Sade secara bertahap tanpa menghilangkan karakter budaya dan arsitektur tradisionalnya.