PLN Pusdiklat Raih Platinum Nusantara CSR Awards 2026, Program Petani Cabai Banjarbaru Diakui Secara Nasional

Apr 28, 2026 | Uncategorized

Program TJSL dorong ketahanan ekonomi masyarakat dan rantai nilai lokal, sekaligus masuk CEPI Champion Candidate.

Penerimaan penghargaan Nusantara CSR Awards 2026

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Pusdiklat kembali mencuri perhatian di tingkat nasional. Melalui program “Peningkatan Hasil Panen Petani Cabai Desa Takuti, Kabupaten Banjarbaru, Kalimantan Selatan”, PLN Pusdiklat berhasil meraih Nusantara CSR Awards 2026 dengan nilai 89,95 (Platinum Alignment) pada kategori Ketahanan Ekonomi Masyarakat dan Rantai Nilai. Penghargaan ini diserahkan dalam ajang nasional di Jakarta pada April 2026 dan diterima langsung oleh General Manager PLN Pusdiklat, Y. Endah Cahyaningrum.

Tidak hanya meraih penghargaan utama, program ini juga mendapatkan pengakuan melalui Corporate Economic Protection Index (CEPI) sebagai Champion Candidate dengan poin 2,6. Penilaian ini menunjukkan bahwa program TJSL yang dijalankan tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu melindungi dan memperkuat ekosistem usaha masyarakat.

Capaian ini menegaskan bahwa program TJSL PLN Pusdiklat tidak sekadar bersifat sosial, melainkan telah berkembang menjadi model pemberdayaan yang mampu memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan. Di Desa Takuti, program ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas petani cabai sekaligus memperkuat rantai nilai usaha masyarakat.

Kehadiran langsung General Manager PLN Pusdiklat dalam seremoni penghargaan menjadi penegasan komitmen perusahaan terhadap implementasi TJSL yang berdampak nyata di lapangan.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa program TJSL yang kami jalankan benar-benar memberikan dampak nyata. Ini bukan hanya tentang pencapaian, tetapi tentang bagaimana kami terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Y. Endah Cahyaningrum.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi kuat antara PLN Pusdiklat, UPDL Banjarbaru, dan masyarakat setempat.

“Kami ingin memastikan bahwa program TJSL tidak berhenti pada seremonial, tetapi mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.

Program ini dirancang dengan pendekatan yang selaras antara kebutuhan masyarakat dan strategi bisnis perusahaan, sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan baik bagi masyarakat maupun perusahaan.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu bagi seluruh insan PLN untuk terus menghadirkan program TJSL yang inovatif dan berdampak luas. PLN Pusdiklat menegaskan komitmennya untuk terus menyalakan manfaat, memperkuat ekonomi masyarakat, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.