Aksi SIGAP Indosat Bersama Filantra di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan
Mitra : Indosat Ooredoo Hutchison
Industri : Telekomunikasi
Tujuan : Kegiatan Program INDOSAT SIGAP (Siap Tanggap Keadaan Darurat) Bantuan Bencana Banjir Kalimantan Selatan dilaksanakan untuk membantu masyarakat terdampak banjir melalui penyediaan bantuan logistik makanan siap santap, perlengkapan tidur, hygiene kit, serta dukungan komunikasi. Program ini bertujuan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat, sekaligus mendukung kondisi kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan warga terdampak. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan peran aktif Indosat Ooredoo Hutchison bersama Filantra dalam mendukung upaya penanganan bencana serta pemulihan awal masyarakat di wilayah terdampak.
Tantangan :
Pelaksanaan kegiatan bantuan kemanusiaan di Kabupaten Balangan menghadapi sejumlah tantangan yang dipengaruhi oleh kondisi banjir bandang yang terjadi secara cepat dan luas. Tingginya debit air yang meluap hingga kawasan permukiman menyebabkan ribuan rumah terendam, sehingga aktivitas masyarakat lumpuh dan akses menuju wilayah terdampak menjadi terbatas.
Sebaran lokasi terdampak yang meliputi delapan desa di Kecamatan Tebing Tinggi menuntut proses pendataan dan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan berbagai pihak. Selain itu, kondisi darurat yang masih berlangsung, meskipun air di beberapa titik mulai surut, membuat masyarakat tetap menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar. Ancaman kerusakan rumah serta potensi penyakit pascabanjir juga menjadi tantangan yang perlu diantisipasi dalam proses penanganan dan pemulihan awal bagi warga terdampak, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan.
Solusi :
Menjawab kondisi darurat yang masih dihadapi masyarakat Desa Sungsum pascabencana banjir, Indosat Ooredoo Hutchison melalui program INDOSAT SIGAP (Siap Tanggap Keadaan Darurat) menghadirkan sejumlah solusi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan dukungan pemulihan awal masyarakat terdampak, yang diwujudkan melalui langkah-langkah berikut:
- Penyaluran makanan siap santap kepada masyarakat terdampak untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi harian di tengah aktivitas sosial dan ekonomi yang belum pulih.
- Pendistribusian logistik non-makanan berupa alas tidur dan selimut guna mendukung kenyamanan masyarakat selama masa pascabencana.
- Penyediaan hygiene kit untuk membantu masyarakat menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan yang masih terdampak lumpur sisa banjir.
- Penyaluran bantuan secara langsung melalui Posko Penyaluran Desa Sungsum dengan melibatkan aparat desa dan relawan setempat agar distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.
- Pemberian Kartu SP Indosat dan Three sebagai dukungan komunikasi agar masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya selama masa pemulihan.
Dampak Kegiatan:
Melalui implementasi solusi tersebut, Program INDOSAT SIGAP Bantuan Bencana Banjir Kalimantan Selatan memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak di Desa Sungsum, yang tercermin melalui beberapa capaian berikut:
- Membantu meringankan beban masyarakat terdampak dalam memenuhi kebutuhan pangan selama masa pascabencana.
- Meningkatkan kenyamanan masyarakat melalui ketersediaan alas tidur dan selimut di tengah kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.
- Mendukung upaya menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat dengan tersedianya hygiene kit di wilayah terdampak banjir.
- Memberikan rasa aman dan dukungan psikososial melalui akses komunikasi yang tetap terjaga berkat pemberian Kartu SP Indosat dan Three.
- Memperkuat proses pemulihan awal masyarakat dengan kehadiran bantuan yang terkoordinasi dan tepat sasaran.
Relevansi SDGs :
- SDGs Tujuan 2: Mengakhiri Kelaparan (Zero Hunger)
Program INDOSAT SIGAP berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan dasar bagi masyarakat terdampak bencana banjir melalui penyaluran makanan siap santap dan air mineral, sehingga membantu menjaga ketersediaan pangan dan mencegah kerawanan pangan selama masa tanggap darurat. - SDGs Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being)
Penyediaan perlengkapan tidur serta paket hygiene kit mendukung upaya menjaga kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat terdampak, khususnya di lingkungan pengungsian pascabencana banjir. - SDGs Tujuan 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure)
Distribusi Kartu SP Indosat dan Three mendukung akses terhadap layanan telekomunikasi dan konektivitas informasi bagi masyarakat terdampak, yang berperan penting dalam situasi darurat dan proses pemulihan pascabencana.
Menghubungkan Kepedulian, Aksi, dan Dampak Nyata

Kolaborasi Indosat Ooredoo Hutchison melalui Program INDOSAT SIGAP bersama Filantra menunjukkan bahwa respons bencana yang efektif tidak hanya berfokus pada kecepatan penyaluran bantuan, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, serta konektivitas masyarakat terdampak. Melalui pendekatan yang terkoordinasi dan berbasis kebutuhan lapangan, bantuan yang diberikan mampu mendukung masyarakat dalam melewati fase darurat sekaligus menjaga ketahanan mereka di tengah situasi krisis.
Filantra percaya bahwa aksi kemanusiaan akan memiliki dampak yang lebih berkelanjutan ketika dilakukan melalui kolaborasi strategis, perencanaan yang tepat, dan pendampingan yang terukur. Mari bersama Filantra menghadirkan program tanggap darurat dan pemulihan pascabencana yang tidak hanya hadir saat dibutuhkan, tetapi juga memperkuat daya pulih masyarakat menuju kehidupan yang lebih aman dan berdaya.

