PT PLN (Persero) UPDL Bogor Gelar Sosialisasi Tanggap Darurat dan Simulasi Alat Proteksi Kebakaran dalam Rangka Bulan K3 Nasional 2026

Feb 21, 2026 | Uncategorized

Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan materi dan simulasi penanganan bencana sebagai penguatan komitmen Zero Harm Zero Loss.

Pelaksanaan Sosialisasi Tanggap Darurat Tahun 2026

PT PLN (Persero) UPDL Bogor melaksanakan kegiatan Sosialisasi Tanggap Darurat pada hari Rabu, 04 Februari 2026, bertempat di Aula Gedung Dewi Sartika. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional yang berlangsung sejak 12 Januari hingga 12 Februari 2026. Mengusung tema subkorporat PLN Group “Penguatan Sinergi Lintas Peran yang Inklusif, Kolaboratif dan Pemanfaatan Teknologi Berkelanjutan untuk Mewujudkan Zero Harm Zero Loss,” kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pegawai, mitra kerja, serta tenaga pendukung dalam menghadapi potensi keadaan darurat di lingkungan kerja.

Sambutan Manajer PT PLN (Persero) UPDL Bogor

Dalam sambutannya, Manajer PT PLN (Persero) UPDL Bogor, Bapak Ahmad Ridani, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi budaya yang tertanam kuat dalam setiap aktivitas. Menurut beliau, pencapaian kinerja tidak akan berarti tanpa adanya jaminan keselamatan bagi seluruh insan perusahaan. “Momentum Bulan K3 Nasional ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Zero Harm Zero Loss bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan melalui disiplin, kepedulian, dan kolaborasi lintas peran,” ujar Bapak Ahmad Ridani.

Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara manajemen, pegawai, mitra kerja, dan stakeholder menjadi kunci dalam membangun sistem tanggap darurat yang efektif dan terintegrasi. Dengan pemahaman yang sama terhadap standar dan prosedur K3, setiap individu diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam mencegah maupun menangani potensi risiko di lingkungan kerja.

Pemaparan Materi Tanggap Darurat oleh Team Leader K3L & KAM

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Team Leader Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lingkungan & Keamanan (K3L & KAM), Bapak Farieds. Dalam materinya, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai identifikasi potensi bahaya, prosedur penanganan keadaan darurat, alur komunikasi saat terjadi insiden, serta teknik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang sesuai standar keselamatan.

Bapak Farieds menekankan bahwa kesiapsiagaan harus dibangun melalui pemahaman prosedur yang baik dan latihan yang berkelanjutan. “Kesiapsiagaan bukan hanya tentang mengetahui teori, tetapi bagaimana kita mampu bertindak cepat, tepat, dan tetap tenang saat kondisi darurat terjadi. Latihan dan simulasi menjadi bagian penting untuk membentuk refleks keselamatan serta memperkuat koordinasi tim,” jelasnya.

Pemaparan teknis penggunaan APAR dalam simulasi tanggap darurat

Dalam sesi teknis, peserta dibekali pemahaman mengenai standar operasional prosedur penggunaan alat proteksi kebakaran, mulai dari identifikasi jenis APAR, pemeriksaan kelayakan alat, hingga teknik dasar pemadaman sesuai klasifikasi kebakaran. Pembekalan ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tindakan di lapangan dilakukan sesuai standar K3 dan meminimalkan potensi risiko saat kondisi darurat terjadi.

Simulasi Pemadaman Api Menggunakan APAR

Sebagai bentuk implementasi nyata dari materi yang telah disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan berupa simulasi penanganan kebakaran. Peserta mempraktikkan penggunaan APAR secara langsung, mulai dari teknik membuka pengaman, menentukan posisi aman, hingga mengarahkan media pemadam ke sumber api secara efektif. Selain itu, dilakukan pula simulasi penyelamatan dan evakuasi korban terdampak kebakaran sesuai prosedur K3 yang berlaku.

Simulasi Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bencana

Simulasi tersebut dirancang menyerupai kondisi nyata guna melatih kesiapan fisik, mental, dan koordinasi antar peserta. Antusiasme dan keseriusan peserta selama praktik berlangsung menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya budaya tanggap darurat serta komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Melalui kegiatan Sosialisasi Tanggap Darurat ini, PT PLN (Persero) UPDL Bogor kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penerapan K3 secara konsisten dan berkelanjutan. Seluruh pegawai, mitra kerja, dan stakeholder diharapkan dapat menginternalisasi nilai-nilai keselamatan dalam setiap aktivitas kerja serta aktif mengidentifikasi dan melaporkan potensi bahaya. Mari jadikan Bulan K3 Nasional 2026 sebagai momentum untuk memperkuat sinergi dan memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan aman serta kembali dengan selamat Zero Harm, Zero Loss.

A group of people in hard hats holding a bannerAI-generated content may be incorrect.

Foto Bersama Setelah Pelaksanaan Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Darurat Tahun 2026