PLN Pusharlis Laksanakan Penguatan Kapasitas Masyarakat melalui Pembentukan Kelompok Siaga Bencana di Desa Pagerwangi

Jan 20, 2026 | Wawasan

Sebagai bagian dari program pembinaan masyarakat oleh PT PLN (Persero) Pusharlis, telah dilaksanakan kegiatan Penguatan Kapasitas Masyarakat melalui Pembentukan Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan Manajemen Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat pada Minggu, 18 Januari 2026, bertempat di Gedung Serbaguna RW 13, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Pembentukan Kelompok Siaga Bencana

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.30 WIB ini diikuti oleh 25 orang anggota Karang Taruna Desa Pagerwangi yang diproyeksikan sebagai calon anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB) Pagerwangi Tangguh. Program ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana secara terencana, partisipatif, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan difasilitasi oleh Filantra dengan menghadirkan narasumber Ibu Milly Mildawati, PhD, selaku Lektor Kepala Politeknik Kesejahteraan Sosial, yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam penguatan kapasitas masyarakat berbasis kebencanaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi persiapan, dilanjutkan dengan registrasi peserta dan pembagian konsumsi. Acara kemudian dibuka secara resmi sebagai penanda dimulainya proses penguatan kapasitas masyarakat Desa Pagerwangi, khususnya unsur Karang Taruna.

Sesi pertama diisi dengan dinamika kelompok yang bertujuan untuk membangun kebersamaan, memperkuat peran individu dalam kelompok, serta meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana. Selanjutnya, peserta memperoleh materi Pengenalan Manajemen Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat, yang menekankan peran aktif warga melalui pembentukan dan penguatan Kelompok Siaga Bencana (KSB) sebagai garda terdepan dalam upaya mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang disusun secara partisipatif oleh peserta. RTL ini diharapkan menjadi pedoman awal bagi KSB Desa Pagerwangi dalam melaksanakan kegiatan kesiapsiagaan bencana secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan program pembangunan desa.

Pada sesi berikutnya, dilakukan pembentukan Kelompok Siaga Bencana (KSB) Desa Pagerwangi yang secara mufakat disepakati dengan nama KSB PAGER TANGGUH (Kelompok Siaga Bencana Pagerwangi Tangguh). Proses pemilihan pengurus dilakukan melalui mekanisme musyawarah dan voting bersama, hingga terpilih Ketua, Sekretaris, dan Bendahara, serta terbentuk struktur bidang-bidang KSB yang meliputi:

  • Bidang Edukasi dan Literasi Bencana
  • Bidang Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat
  • Bidang Logistik dan Peralatan
  • Bidang Informasi dan Media Kebencanaan
  • Bidang Kesehatan / PPGD
  • Bidang Layanan Dukungan Sosial

Seluruh bidang tersebut telah terisi dan disepakati bersama sebagai bagian dari struktur organisasi KSB PAGER TANGGUH.

KSB Pager Tangguh

Rangkaian kegiatan ditutup pada pukul 13.15 WIB dengan sesi penutupan dan dokumentasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Pagerwangi memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai manajemen penanggulangan bencana berbasis masyarakat, serta terbentuknya KSB PAGER TANGGUH yang mampu berperan aktif dalam mengurangi risiko bencana dan meningkatkan ketangguhan desa secara berkelanjutan, sejalan dengan komitmen TJSL PT PLN (Persero) dalam mendukung pembangunan sosial dan ketangguhan Masyarakat.