Pelatihan Social Mapping, SROI dan IKM Filantra bersama PT PLN (Persero) UIT Jawa Bagian Tengah

Pelatihan Social Mapping, SROI dan IKM Filantra bersama PT PLN (Persero) UIT Jawa Bagian Tengah

Mitra: PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah

Industri : Ketenagalistrikan

Tujuan : Program Pelatihan dan Pendampingan Social Mapping, SROI, IKM diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas internal PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah dalam mengaplikasikan metodologi Social Mapping, SROI, dan IKM secara sistematis dan terintegrasi pada tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program TJSL. Melalui pendekatan ini, kegiatan bertujuan mendukung pemahaman karakteristik sosial masyarakat, membantu identifikasi kebutuhan prioritas secara lebih tepat, serta mendorong penilaian efektivitas dan dampak program yang telah dijalankan. Hasil dari pelatihan dan pendampingan ini diharapkan menjadi acuan strategis dalam perumusan rekomendasi program CSR/TJSL yang lebih terarah, berbasis kebutuhan nyata masyarakat, dan berorientasi pada dampak sosial yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian tujuan strategis perusahaan.

Tantangan

Dalam pelaksanaan program TJSL, tantangan yang dihadapi adalah memastikan agar setiap kegiatan tidak hanya bersifat filantropis, tetapi mampu memberikan dampak sosial yang terukur, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta selaras dengan strategi keberlanjutan perusahaan. Selain itu, perencanaan dan implementasi program TJSL memerlukan pendekatan berbasis data dan analisis sosial yang komprehensif, yang belum dapat berjalan optimal tanpa dukungan kapasitas sumber daya manusia yang memadai. Kompleksitas dalam memahami karakteristik sosial masyarakat, mengidentifikasi kebutuhan prioritas, serta melakukan pengukuran dampak sosial dan tingkat kepuasan masyarakat secara sistematis menjadi tantangan tersendiri yang perlu dijawab melalui penguatan pemahaman dan keterampilan teknis dalam penerapan metodologi Social Mapping, SROI, dan IKM.

Solusi : Sebagai upaya menjawab kebutuhan perusahaan dalam memperkuat perencanaan dan evaluasi program TJSL yang berbasis data serta analisis sosial, Program Pelatihan dan Pendampingan Social Mapping–SROI–IKM dirancang dan dilaksanakan dengan menghadirkan sejumlah solusi berikut:

  • Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan terstruktur bagi karyawan dalam penerapan Social Mapping, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), dan Social Return on Investment (SROI).
  • Penguatan pemahaman konseptual dan keterampilan teknis dalam pengumpulan serta analisis data sosial pada program TJSL.
  • Penerapan metode Social Mapping–SROI–IKM secara sistematis dan terintegrasi pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program TJSL.
  • Penyediaan pembelajaran aplikatif melalui workshop, studi kasus, diskusi kelompok, simulasi, serta kegiatan benchmark praktik TJSL.
  • Dukungan terhadap penyusunan rekomendasi program CSR/TJSL yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

Dampak Program : Seiring dengan pelaksanaan rangkaian pelatihan dan pendampingan tersebut, Program Social Mapping–SROI–IKM memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas peserta dan kesiapan internal perusahaan, yang tercermin melalui beberapa hal berikut:

  • Meningkatnya pemahaman peserta terhadap Social Mapping, IKM, dan SROI berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test.
  • Bertambahnya pengalaman praktis peserta dalam mengaplikasikan ketiga instrumen melalui studi kasus, simulasi, dan diskusi kelompok.
  • Meningkatnya pemahaman peserta mengenai keterkaitan antara pemetaan sosial, tingkat kepuasan masyarakat, dan pengukuran dampak sosial dalam program TJSL.
  • Semakin kuatnya kesiapan internal perusahaan dalam melakukan perencanaan dan evaluasi program TJSL secara lebih terukur.
  • Tersedianya dasar yang lebih kuat bagi perusahaan dalam merumuskan program CSR/TJSL yang relevan, berbasis kebutuhan masyarakat, dan berorientasi pada dampak sosial.

Relevansi SDGs :

Program Pelatihan dan Pendampingan Social Mapping–SROI–IKM PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah memiliki keterkaitan dengan dua tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:

  • SDGs Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) Program ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan karyawan melalui proses pelatihan dan pendampingan yang terstruktur. Pembelajaran yang dilakukan melalui pemaparan materi, diskusi, simulasi, dan studi kasus mendukung penguatan kompetensi sumber daya manusia serta mendorong pembelajaran berkelanjutan (lifelong learning) dalam penerapan Social Mapping, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), dan Social Return on Investment (SROI).
  • SDGs Tujuan 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities) Penerapan Social Mapping, IKM, dan SROI mendukung pemahaman karakteristik sosial masyarakat serta kebutuhan prioritas wilayah binaan. Pendekatan ini menjadi dasar dalam perencanaan program TJSL yang lebih inklusif, partisipatif, dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat, sehingga berkontribusi pada penguatan ketahanan sosial dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

Kolaborasi Pengetahuan, Memperkuat Program TJSL Berbasis Data

Program Pelatihan dan Pendampingan Social Mapping–SROI–IKM PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah menunjukkan bahwa penguatan kapasitas internal menjadi fondasi penting dalam menghadirkan program TJSL yang lebih terarah dan berdampak. Melalui rangkaian pelatihan, diskusi, studi kasus, simulasi, serta kegiatan benchmark, karyawan dibekali pemahaman dan keterampilan dalam memetakan kondisi sosial masyarakat, mengukur tingkat kepuasan penerima manfaat, serta menilai dampak sosial program secara sistematis dan terintegrasi, sehingga perencanaan dan evaluasi program TJSL dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat di wilayah binaan.

Sebagai mitra pelaksana, Filantra membuka ruang kolaborasi bagi perusahaan dan pemangku kepentingan yang ingin memperkuat kualitas program CSR/TJSL melalui pendekatan berbasis data dan analisis sosial. Dengan pengalaman dalam pelatihan dan pendampingan Social Mapping, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), dan Social Return on Investment (SROI), Filantra siap mendukung pengembangan kapasitas internal perusahaan serta perumusan program sosial yang lebih terukur, relevan, dan berkelanjutan, sejalan dengan strategi dan tujuan keberlanjutan perusahaan.