Mitra : PT PLN (Persero) Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan (Pusharlis)
Industri : Ketenagalistrikan
Tujuan :
Program Electrifying Marine bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan melalui pemanfaatan teknologi perahu listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain membantu menekan biaya operasional melaut, program ini juga mendukung percepatan transisi energi bersih di sektor perikanan, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan energi listrik, serta memperkuat ekosistem perikanan yang lebih modern dan berkelanjutan di Desa Pananjung, Kabupaten Pangandaran.
Tantangan :
Masyarakat nelayan di Desa Pananjung masih menghadapi berbagai tantangan yang memengaruhi produktivitas dan keberlanjutan usaha perikanan, di antaranya:
- Tingginya biaya operasional akibat ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM).
- Terbatasnya pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dalam aktivitas penangkapan ikan.
- Masih rendahnya efisiensi energi pada armada perahu nelayan tradisional.
- Perlunya peningkatan kapasitas nelayan dalam mengoperasikan teknologi baru berbasis listrik.
- Kondisi cuaca ekstrem dan musim ikan yang memengaruhi hasil tangkapan serta pendapatan nelayan.
- Perlunya penguatan infrastruktur pendukung agar implementasi teknologi energi bersih dapat berjalan secara berkelanjutan.
Solusi :
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung transisi energi di sektor kelautan, PT PLN (Persero) Pusharlis mengimplementasikan Program Electrifying Marine melalui berbagai kegiatan, antara lain:
- Mengonversi perahu nelayan berbahan bakar fosil menjadi perahu bertenaga listrik.
- Menyalurkan berbagai sarana pendukung, seperti motor listrik BLDC, baterai, charger, wiring harness, controller, cold storage, peningkatan daya listrik, dan branding perahu.
- Menyediakan fasilitas cold storage untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.
- Melaksanakan sosialisasi dan edukasi mengenai penggunaan perahu listrik, Green Energy, dan Electrical Lifestyle.
- Melakukan uji coba serta penyempurnaan teknologi untuk memastikan performa perahu listrik sesuai kebutuhan operasional nelayan.
- Membangun kolaborasi antara PT PLN (Persero) Pusharlis, pemerintah daerah, kelompok nelayan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan ekosistem perikanan berbasis energi bersih.

(Serah Terima Perahu Listrik dan Cold Storage)
Dampak :
Pelaksanaan Program Electrifying Marine memberikan manfaat bagi nelayan maupun lingkungan pesisir, di antaranya:
- Sebanyak 13 nelayan di Desa Pananjung menjadi penerima manfaat program.
- Tersedianya dua unit perahu listrik beserta berbagai infrastruktur pendukung yang membantu meningkatkan efisiensi operasional nelayan.
- Kehadiran cold storage membantu menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus membuka peluang usaha baru melalui aktivitas penyimpanan dan penjualan es.
- Program mendorong peningkatan pemahaman nelayan mengenai teknologi perahu listrik melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi.
- Implementasi teknologi listrik mulai mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sehingga mendukung efisiensi biaya operasional dan pengurangan emisi.
- Terbangunnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, kelompok nelayan, dan masyarakat dalam mendorong transformasi sektor perikanan yang lebih modern dan berkelanjutan.

(Kelompok Nelayan Binaan)
Relevansi SDGs
Program Electrifying Marine berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
SDGs 7: Energi Bersih dan Terjangkau (Affordable and Clean Energy)
Melalui pemanfaatan teknologi perahu listrik, program ini mendukung penggunaan energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan sebagai pengganti bahan bakar fosil di sektor perikanan.
SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)
Peningkatan efisiensi operasional membantu nelayan mengurangi biaya melaut sehingga berpotensi meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action)
Penggunaan motor listrik berkontribusi pada pengurangan emisi gas rumah kaca dan mendukung upaya transisi menuju ekonomi rendah karbon.
SDGs 14: Ekosistem Laut (Life Below Water)
Pemanfaatan teknologi perahu listrik membantu mengurangi polusi udara, kebisingan, dan risiko pencemaran minyak sehingga mendukung perlindungan ekosistem laut di wilayah pesisir Pangandaran.
Transformasi menuju sektor perikanan yang lebih berkelanjutan memerlukan kolaborasi antara teknologi, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Melalui Program Electrifying Marine, PT PLN (Persero) Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan (Pusharlis) bersama Filantra menghadirkan solusi nyata berupa elektrifikasi armada nelayan, penyediaan infrastruktur pendukung, serta peningkatan kapasitas masyarakat. Program ini tidak hanya mendorong efisiensi operasional dan kesejahteraan nelayan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mempercepat transisi energi bersih sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir Indonesia.

